Contoh Strategi Penjualan Produk

Apa pun usahamu sekarang, untuk membuatnya mencapai tujuan-tujuan yang kamu inginkan dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan, kamu tentu butuh strategi yang revolusioner, dalam arti bahwa kamu tidak hanya beradaptasi, tetapi justru membuat gebrakan buat perkembangan usahamu.

Nah, sekarang adalah momen yang pas banget jika kamu ingin menggebrak penjualan produk usahamu karena medium untuk merealisasikannya sangat terbuka lebar. Dan perlu diingat juga, bahwa kalau berbicara soal strategi penjualan, artinya berbicara juga soal cara pemasaran produk.

Berikut ini adalah delapan contoh strategi penjualan produk:

1. Lewat Media Sosial

Biasanya pelaku usaha bakal memfoto produknya, menentukan sudut pengambilan gambar yang menarik, lalu edit dikit-dikit bila perlu, dan diunggah ke sosial media. Semua itu bisa dikerjakan dengan ponsel pintarmu. Jadi, ya, ini termasuk cara pemasaran produk yang paling efisien, sih.

2. Bikin Situs Web

Dengan mengeksekusi strategi ini, usahamu bakal naik level. Pelanggan bakal berpikir bahwa produkmu ini bukan kaleng-kaleng. Terlebih jika situs web yang kamu kelola memberikan pengalaman pengguna yang menarik dengan layout yang minimalis.

Pastikan bisnis dan usaha anda mempunyai website bisnis berupa company profile perusahaan. Sehingga calon pelanggan bisnis anda tidak kebingungan mencari informasi seputar bisnis dan layanan anda di internet. Dengan adanya website bisnis maka kolega anda akan lebih mudah memberikan rekomendasi bisnis anda dengan cara membagikan alamat web bisnis anda di sosial media mereka. Oleh karena itu segera buat web bisnis anda. Atau hubungi jasa pembuatan website untuk memberikan layanan jasa web design berkualitas untuk website company profile perusahaan anda.

3. Lewat Platform Marketplace

Ini juga layak betul untuk kamu pertimbangkan jika kamu masih belum punya niat untuk bikin situs web. Dengan join ke marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan kawan-kawannya, kamu tetap bisa memajang produk-produkmu tanpa harus merogoh kocek untuk membayar domain situs web.

4. Bikin Channel Youtube

Ini sebetulnya lebih ke cara pemasaran produk, tetapi harapannya dengan membuat channel Youtube, kamu bisa lebih terampil mengkomunikasikan produkmu ke khalayak ramai.

5. Bikin Meme

Meme adalah medium penyampai pesan yang universal karena meme-meme yang dibuat orang Amerika, misalnya, akan tetap bikin orang Indonesia terkekeh juga. Jadi, tidak ada salahnya kamu membuat meme dengan produkmu lalu share ke media sosial. Contoh strategi penjualan produk ini mulai banyak digunakan, nih.

6. Endorse

Ini tidak harus kamu lakukan dengan orang-orang dengan follower satu juta ke atas. Faktanya, kamu bahkan dapat membayar orang dengan follower lima puluh ribu untuk mempromosikan produkmu dengan hasil exposure yang bagus. Soalnya yang mesti kamu pastikan untuk cara pemasaran produk dengan strategi ini adalah seberapa organik followernya.

7. Optimasi Mesin Pencari

Cara pemasaran produk dengan strategi ini sebaiknya diambil jika kamu sudah memiliki situs web. Kamu tentu bisa menonton video di Youtube bagaimana mengoptimasi mesin pencari dengan membuat konten tentang produkmu di situs web.

8. Bikin Logo

Logo terbukti memiliki kekuatan terhadap nilai sebuah produk. Sepatu Nike tanpa logonya bukanlah sepatu Nike. Maka kamu bisa memulai strategi penjualan dengan memperbaiki logo usahamu jika kamu pikir memang perlu diperbaiki. Dari kedelapan contoh strategi penjualan produk di atas, semoga bisa kamu jadikan referensi buat menyusun strategi penjualan ke depan, ya.

error: Content is protected !!